Chapter 17 sebuah sobekan photo
"AstGa ,aku kesiangan" kata itulah yang terucap saat aku menghentakkan diriku dari tidur ku ,ku lihat matahari sudah terik,ku melirik jam ternyata sudah jam 9 pagi. Aku langsung berlari keluar kamar dan langsung turun kebawah menuju dapur ,dengan rambut yang masih acak - acakan dan tanpa mencuci muka.ku hanya ingat hari ini harus bikin sarapan buat majikanku. Ketika ku hendak membuka kulkas untuk mengambil bahan-bahan untuk memasak nasi goreng,ku lihat ada kertas menempel di pintu kulkas ,saat kulihat dan ku perhatikan tulisannya ,tulisan dan bahasanya indonesia ,ku pun mengambil dan membaca catatan itu. " Aku pergi ke kantor , ku pulang nanti malam ,karena kau tidak membuatkanku sarapan sebagai gantinya tolong beres kan kamarku beserta lemari pakaiannya ,by" aku sedikit agak lega dan bisa bernafas sekarang ku pun mengambil air minum. Setelah membaca pesannya ku pun berniat tuk merapihkan penampilanku yang semerawut ini.
Setelah merapikan penampilanku, ku memutuskan untuk melakukan kegiatan sehari - hariku seperti biasa seperti menyapu ,mengepel dan sebagainya baru setelah itu tugas tambahan dari majikan.
" ah selesai juga" ku bergumam sendiri sambil menyeka keringat ku setelah beberapa jam membersihkan rumah dan sekarang rumah tampak kinclong dengan kaca yang seperti tak ada kaca saking kinclongnya he he. Ku mengambil air minum di kulkas ,ku minum beberapa gelas tuk menghilangkan rasa dahagaku yg sedari tadi kurasakan. Dan sekarang ku siap tuk pergi ke kamar majikanku,ku ambil lap, semprotan pembersih,sapu dan lap pel,tidak lupa ku menuangkan sedikit kedalam ember cairan sabun tuk mengepel lantai ,kalau air nanti ku bisa ambiil dari kamar mandi majikan.
Ku pun menaiki tangga dengan membawa semua peralatan itu. Pas ku buka pintu kamar ku kaget setengah mati saat ku buka " apa apaan ini ,ini kamar atau kapal pecah,apa ada maling masuk dan menjarah semua harta majikannku,atau majikanku berkelahi dengan seseorang,apa dia mengamuk semalam,atau apa dia sedang mencari sesuatu?" Semua pertanyaan itu yang ada di pikiranku ketika ku melihat suasana kamar majikankubyang busyeeeet amburadul. Ku berjalan dengan hati- hati dan melihat sekeliling ,ku lihat seprei di bawah lantai ,bantal ada di atas tv,serta barang yang lainya sepertii botol minuman,kaleng minuman ,serta bungkusan bekas snak beserta isinya tumpah ke mana mana. Ku lihat di ruangan lain ,maksudku tempat ia menyimpan bajunya atau biasa ku bilang kamar baju karena di dalam kamar itu hampir semua isinya pakaian dan asesoris majikanku. Walau pun majikanku laki - laki tapi dia memiliki asesoris pria dan asesorisnya itu tak sedikit.
Ku membuka pintu yang sedikit agak terbuka dan kulihat semua baju berserakan dan lebih parahnya lagi, ku lihat ada sebuah gaun putih yang tergeletak di lantai dan menurutku gaaun itu indah ,tapi pas ku angkat gaun itu sudah tak layak pakai ,semua bagian baju itu compang camping,seperti habis di gunting - gunting oleh seseorang. Aku menghembuskan nafasku ,ku pikir baju ini milik wanita yang dia sukai ,mungkin karena marah dia melakukan hal seperti ini. Aku pun berbalik tuk memulai pekerjaanku di mulai dari menata ruang dulu seperti mengganti seprei dan sarung bantal yg kotor terkena tumpahan sneak dan juga minuman lalu setelah ku ganti ku taruh ke tempat semula dengan rapi,lukisan yang tadi miring ku luruskan ,dan ku pun mulai mengambil plastik sampah untuk menaruh semua sampah yang berserakan tidak lupa ku pun mengambil vacum cleaner untuk menyapu semua sampah kecil kecil dan debu - debu ini.
Setelah semua tertata ku mengambil vacum cleaner ,untuk menyapu semua debu debu kecil ,dan ku pun mengambil tempat sampah kecil yang berada dekat tv ,ketika ku hendak membuang semua sampah yang ada di dalam tempat sampah mini itu ku lihat ada beberapa sobekan. Kertas yang di mana salah satu sobekan kertas itu adalah wajah seorang wanita ,bisa di katakan itu bukanlah kertas melainkan sebuah foto yang sudah dirobek - robek. Ku pun mengambil beberapa sobekan itu dan menyusunnya dengan hati hati ,ternyata memang benar itu adalah sebuah foto majikanku yang sedang memeluk wanita,di mana wanita itu yang pernah kulihat.
Ku menghela nafasku,sesaat ku berfikir bagaimana situasi kamar ini tadi hancur berantakan,apakah seperti itu pula hati majikanku saat ini. Ku selalu berfikir dan berharap ku ingin merasakan yang namanya jatuh cinta ,tapi kalau memang cinta itu akan membuat kita seperti ini lebih baik tidak . Ku mengakui kalau ku tak pernah jatuh cinta dengan siapapun bahkan dengan suamiku sendiri,ku harap cinta itu akan ku rasakan terhadap suamiku,tapi sampai saat ini pun ku tak pernah merasakannya.
Ku menggelngkan kepalaku,ku beranjak dari sobekan foto itu dan tidak lupa ku membuangnya ,kalau sampai ketahuan pasti berabe.
Akhirnya setelah memakan waktu berjam jam semua ritual membersihkan kamar ini pun beres juga. Ku melihat ke area sekitar kamar tuk memastikan tidak ada satu pun benda yang tidak ku bersihkan semua terlihat sempurna. Setelah semua ku pastikan sempurna ku pun mengambil semua alat alat pembersihku dan meninggalkan kamar yang sudah cantik ini.
Ku melemparkan tubuhku di sofa ruang tamu rasanya semua badanku terasa rontok ,mataku pun terasa berat tak lama ku pun tertidur.
Entah berapa lama ku tertidur ,ku merasa ada seseorang yang mengusap kepalaku ,antara sadar dan tidak ku mencoba membuka mataku ,ketika ku membuka mata, ku lihat seorang laki laki duduk di sampingku sambil tersenyum ,ku mencoba membuka mataku lebar lebar dan benar dia majikanku . Ku benar benar kaget.
" apa yang kau lakukan ?" Ku meloncat dari atas sofa ,ya walaupun agak masih sedikit pusing. Laki laki itu menatapku sambil tersenyum, " buatkan aku makan malam !" Perintahnya padaku sambil berjalan pergi menuju meja makan. Aku mengucek - ngucek mataku ,ku baru sadar ini sudah jam 7 malam ,aku memukul kepalaku sambil berjalan menuju kamar mandi tuk cuci muka . Aku pun mulai ke dapur ku bingung apa yang harus ku masak. Ku jadi ingat ku putuskan masak chau mien Ku pun mengambil bahan bahan yang ku butuhkan dan memulai memasak. Tidak lupa juga ku menghangatkan makanan yang kemarin malam yang ku bawa dari restaurant.
Sesekali ku lihat majikanku yang sedang mengaduk aduk kertas di depan laptop nya. Tidak lama memang ku memasak hanya membuat chau mien alias mi goreng dan menghangatkan makanan kemarin yang ku bawa dari restaurant kemarin malam. Semua hidangan sudah siap dan ku pun mengantarkan hidangan satu persatu ke meja makan. Setelah semua hidangan ku antar ku pun mengambil piring dan sumpit . " silahkan " sahutku.
" kau tidak ikut makan ?" Tanyanya padaku
" nanti saja " jawabku
" sini. Temani aku makan " ajaknya padaku
Jujur ku sebenarnya agak sedikit canggung kalau makan bersama orang lain bahkan di majikan ku yg dulu pun ku memilih tuk sendirian walau pun ia menyuruh ku makan satu meja dengannya. .
" nanti saja ku makan " dan ku pun melangkah pergi
Tapi majikan ku menahanku sambil memegang tanganku lalu menyeret ku duduk di kursi di meja makan ,ia mengambil piring dan sumpit dan di letakkan tepat di depan ku. Ku hanya bisa mengangguk tanpa berbicara apapun . Ia pun kembali duduk
"Pokoknya kau temani aku makan ,lagi pula siang ini kau pasti belum makan iya kan,? Perutmu pasti sudah lapar,jadi untuk apa menunggu nanti"perintahnya padaku.
Aku hanya bisa pasrah mendengar nada penekanan .nya itu. Apa yg dia bilang memang benar hari ini ku terlalu sibuk jadi tak sempat makan siang. Aku pun makan dengan santai dan pelan walaupun aku sebenarnya sengaja tuk bersikap biasa tuk menutupi rasa gugupku dan canggungku di depannya.
" Mulai sekarang dan seterusnya kita makan bersma ,aku tidak suka kita makan masing masing" katanya penuh penekanan seolah itu sebuah perintah.
Aku hanya mengangguk.
Tidak terasa acara makan bersama kami tuk pertama kalinya itu selesai juga ,aku pun berdiri lalu membereskan semua makanan di meja ,sementara dia pergi ke ke kamar mandi .
Aku pun dengan cepat membereskan semua peralatan makan ,tadinya setelah pekerjaanku selesai ku mau membaca sebuah cerita ff di salah satu applikasi favorit ku .kebetulan tadi siang ku lihat notifikasi pemberitahuan kalau episode barunya sudah di upload.
Setelah semua peralatan makan sudah ku cuci dan ku lap lalu ku taruh lagi di lemari ,dan ruang makan serta dapur pun sudah bersih . Ku pun siap melepas celemekku yg berwarna biru dengan gambar aneka buah. Aku pun berjalan tuk menuju lantai atas belum sempat ku menaiki tangga pertama sebuah suara sudah menahanku.
" vira" panggilnya
" ya" aku pun berbalik.
" Aku mau jalan jalan disekitar pinggir pantai kau temani aku ya" tanyanya padaku
" Tapi apa boleh ku bawa handphoneku?" Tanyaku balik
" tentu" ia pun melangkah pergi keluar.
Sementara aku ,langsung berlari tuk mengambil handphoneku beserta power bankku.
Tidak Lama , ku hanya mengambil hp beserta tas miniku dan power bankku . Setelah itu ku pun secepatnya turun ke bawah . Ku pergi kedapur tuk mengambil dua buah botol air minum di kulkas tuk ku bawa,. Setelah itu aku pun pergi keluar tak lupa ku juga mengunci pintu rumah.
Tbc💋💋💋💋💋
Setelah merapikan penampilanku, ku memutuskan untuk melakukan kegiatan sehari - hariku seperti biasa seperti menyapu ,mengepel dan sebagainya baru setelah itu tugas tambahan dari majikan.
" ah selesai juga" ku bergumam sendiri sambil menyeka keringat ku setelah beberapa jam membersihkan rumah dan sekarang rumah tampak kinclong dengan kaca yang seperti tak ada kaca saking kinclongnya he he. Ku mengambil air minum di kulkas ,ku minum beberapa gelas tuk menghilangkan rasa dahagaku yg sedari tadi kurasakan. Dan sekarang ku siap tuk pergi ke kamar majikanku,ku ambil lap, semprotan pembersih,sapu dan lap pel,tidak lupa ku menuangkan sedikit kedalam ember cairan sabun tuk mengepel lantai ,kalau air nanti ku bisa ambiil dari kamar mandi majikan.
Ku pun menaiki tangga dengan membawa semua peralatan itu. Pas ku buka pintu kamar ku kaget setengah mati saat ku buka " apa apaan ini ,ini kamar atau kapal pecah,apa ada maling masuk dan menjarah semua harta majikannku,atau majikanku berkelahi dengan seseorang,apa dia mengamuk semalam,atau apa dia sedang mencari sesuatu?" Semua pertanyaan itu yang ada di pikiranku ketika ku melihat suasana kamar majikankubyang busyeeeet amburadul. Ku berjalan dengan hati- hati dan melihat sekeliling ,ku lihat seprei di bawah lantai ,bantal ada di atas tv,serta barang yang lainya sepertii botol minuman,kaleng minuman ,serta bungkusan bekas snak beserta isinya tumpah ke mana mana. Ku lihat di ruangan lain ,maksudku tempat ia menyimpan bajunya atau biasa ku bilang kamar baju karena di dalam kamar itu hampir semua isinya pakaian dan asesoris majikanku. Walau pun majikanku laki - laki tapi dia memiliki asesoris pria dan asesorisnya itu tak sedikit.
Ku membuka pintu yang sedikit agak terbuka dan kulihat semua baju berserakan dan lebih parahnya lagi, ku lihat ada sebuah gaun putih yang tergeletak di lantai dan menurutku gaaun itu indah ,tapi pas ku angkat gaun itu sudah tak layak pakai ,semua bagian baju itu compang camping,seperti habis di gunting - gunting oleh seseorang. Aku menghembuskan nafasku ,ku pikir baju ini milik wanita yang dia sukai ,mungkin karena marah dia melakukan hal seperti ini. Aku pun berbalik tuk memulai pekerjaanku di mulai dari menata ruang dulu seperti mengganti seprei dan sarung bantal yg kotor terkena tumpahan sneak dan juga minuman lalu setelah ku ganti ku taruh ke tempat semula dengan rapi,lukisan yang tadi miring ku luruskan ,dan ku pun mulai mengambil plastik sampah untuk menaruh semua sampah yang berserakan tidak lupa ku pun mengambil vacum cleaner untuk menyapu semua sampah kecil kecil dan debu - debu ini.
Setelah semua tertata ku mengambil vacum cleaner ,untuk menyapu semua debu debu kecil ,dan ku pun mengambil tempat sampah kecil yang berada dekat tv ,ketika ku hendak membuang semua sampah yang ada di dalam tempat sampah mini itu ku lihat ada beberapa sobekan. Kertas yang di mana salah satu sobekan kertas itu adalah wajah seorang wanita ,bisa di katakan itu bukanlah kertas melainkan sebuah foto yang sudah dirobek - robek. Ku pun mengambil beberapa sobekan itu dan menyusunnya dengan hati hati ,ternyata memang benar itu adalah sebuah foto majikanku yang sedang memeluk wanita,di mana wanita itu yang pernah kulihat.
Ku menghela nafasku,sesaat ku berfikir bagaimana situasi kamar ini tadi hancur berantakan,apakah seperti itu pula hati majikanku saat ini. Ku selalu berfikir dan berharap ku ingin merasakan yang namanya jatuh cinta ,tapi kalau memang cinta itu akan membuat kita seperti ini lebih baik tidak . Ku mengakui kalau ku tak pernah jatuh cinta dengan siapapun bahkan dengan suamiku sendiri,ku harap cinta itu akan ku rasakan terhadap suamiku,tapi sampai saat ini pun ku tak pernah merasakannya.
Ku menggelngkan kepalaku,ku beranjak dari sobekan foto itu dan tidak lupa ku membuangnya ,kalau sampai ketahuan pasti berabe.
Akhirnya setelah memakan waktu berjam jam semua ritual membersihkan kamar ini pun beres juga. Ku melihat ke area sekitar kamar tuk memastikan tidak ada satu pun benda yang tidak ku bersihkan semua terlihat sempurna. Setelah semua ku pastikan sempurna ku pun mengambil semua alat alat pembersihku dan meninggalkan kamar yang sudah cantik ini.
Ku melemparkan tubuhku di sofa ruang tamu rasanya semua badanku terasa rontok ,mataku pun terasa berat tak lama ku pun tertidur.
Entah berapa lama ku tertidur ,ku merasa ada seseorang yang mengusap kepalaku ,antara sadar dan tidak ku mencoba membuka mataku ,ketika ku membuka mata, ku lihat seorang laki laki duduk di sampingku sambil tersenyum ,ku mencoba membuka mataku lebar lebar dan benar dia majikanku . Ku benar benar kaget.
" apa yang kau lakukan ?" Ku meloncat dari atas sofa ,ya walaupun agak masih sedikit pusing. Laki laki itu menatapku sambil tersenyum, " buatkan aku makan malam !" Perintahnya padaku sambil berjalan pergi menuju meja makan. Aku mengucek - ngucek mataku ,ku baru sadar ini sudah jam 7 malam ,aku memukul kepalaku sambil berjalan menuju kamar mandi tuk cuci muka . Aku pun mulai ke dapur ku bingung apa yang harus ku masak. Ku jadi ingat ku putuskan masak chau mien Ku pun mengambil bahan bahan yang ku butuhkan dan memulai memasak. Tidak lupa juga ku menghangatkan makanan yang kemarin malam yang ku bawa dari restaurant.
Sesekali ku lihat majikanku yang sedang mengaduk aduk kertas di depan laptop nya. Tidak lama memang ku memasak hanya membuat chau mien alias mi goreng dan menghangatkan makanan kemarin yang ku bawa dari restaurant kemarin malam. Semua hidangan sudah siap dan ku pun mengantarkan hidangan satu persatu ke meja makan. Setelah semua hidangan ku antar ku pun mengambil piring dan sumpit . " silahkan " sahutku.
" kau tidak ikut makan ?" Tanyanya padaku
" nanti saja " jawabku
" sini. Temani aku makan " ajaknya padaku
Jujur ku sebenarnya agak sedikit canggung kalau makan bersama orang lain bahkan di majikan ku yg dulu pun ku memilih tuk sendirian walau pun ia menyuruh ku makan satu meja dengannya. .
" nanti saja ku makan " dan ku pun melangkah pergi
Tapi majikan ku menahanku sambil memegang tanganku lalu menyeret ku duduk di kursi di meja makan ,ia mengambil piring dan sumpit dan di letakkan tepat di depan ku. Ku hanya bisa mengangguk tanpa berbicara apapun . Ia pun kembali duduk
"Pokoknya kau temani aku makan ,lagi pula siang ini kau pasti belum makan iya kan,? Perutmu pasti sudah lapar,jadi untuk apa menunggu nanti"perintahnya padaku.
Aku hanya bisa pasrah mendengar nada penekanan .nya itu. Apa yg dia bilang memang benar hari ini ku terlalu sibuk jadi tak sempat makan siang. Aku pun makan dengan santai dan pelan walaupun aku sebenarnya sengaja tuk bersikap biasa tuk menutupi rasa gugupku dan canggungku di depannya.
" Mulai sekarang dan seterusnya kita makan bersma ,aku tidak suka kita makan masing masing" katanya penuh penekanan seolah itu sebuah perintah.
Aku hanya mengangguk.
Tidak terasa acara makan bersama kami tuk pertama kalinya itu selesai juga ,aku pun berdiri lalu membereskan semua makanan di meja ,sementara dia pergi ke ke kamar mandi .
Aku pun dengan cepat membereskan semua peralatan makan ,tadinya setelah pekerjaanku selesai ku mau membaca sebuah cerita ff di salah satu applikasi favorit ku .kebetulan tadi siang ku lihat notifikasi pemberitahuan kalau episode barunya sudah di upload.
Setelah semua peralatan makan sudah ku cuci dan ku lap lalu ku taruh lagi di lemari ,dan ruang makan serta dapur pun sudah bersih . Ku pun siap melepas celemekku yg berwarna biru dengan gambar aneka buah. Aku pun berjalan tuk menuju lantai atas belum sempat ku menaiki tangga pertama sebuah suara sudah menahanku.
" vira" panggilnya
" ya" aku pun berbalik.
" Aku mau jalan jalan disekitar pinggir pantai kau temani aku ya" tanyanya padaku
" Tapi apa boleh ku bawa handphoneku?" Tanyaku balik
" tentu" ia pun melangkah pergi keluar.
Sementara aku ,langsung berlari tuk mengambil handphoneku beserta power bankku.
Tidak Lama , ku hanya mengambil hp beserta tas miniku dan power bankku . Setelah itu ku pun secepatnya turun ke bawah . Ku pergi kedapur tuk mengambil dua buah botol air minum di kulkas tuk ku bawa,. Setelah itu aku pun pergi keluar tak lupa ku juga mengunci pintu rumah.
Tbc💋💋💋💋💋
Komentar
Posting Komentar