Chapter 16 momen yang tak terlupakan

 Aku pun melangkah dan mengikutinya dari belakang. Ketika ku sampai di depan meja ,ku benar - benar tekejut dan terpana melihat hidangan yang berada di atas meja yang tertata rapi. Air liur ku pun sampai ingin keluar ,ku benar-benar tidak sabar ingin menyantap semua makanan yang ada di depnku ini. " kenapa bengong ,ayo duduk" tanyanya padaku , tanpa pikir panjang ku pun langsung duduk.

Rasa laparku yang sudah tidak bisa ku tahan lagi,aku pun langsung mengambil sumpit untuk mencicipi makanannya. Belum sempat sumpitku mengambil makanan yg ingin ku makan dia langsung menahan sumpitku.

" Kita berdoa dulu," mendengar perkataannya itu ku merasa malu ,ku sebagai orang muslim yg seharusnya berkata seperti itu. Ku pun mengangguk dan ku lihat dia mengepalkan kedua  tangan ,menunduk dan memejamkan mata ,tandanya kalau dia sedang berdoa,ku tak tahu agama apa yg dia anut.ku pun ikut berdoa dan tentunya dengan cara yg berbeda.

   Tidak lama setelah itu,kami pun makan dengan lahap. Tapi ketika kami sedang menikmati makanan terdengar suara laki- laki memanggil nama majikanku " yi feng" majikanku  pun langsung melihat ke arah orang yg memanggilnya,aku pun demikian langsung menengok kebelakang . Ternyata seorang laki- laki muda memakai kemeja biru dengan jas hitam di tangannya ,berkulit putih tinggi  rata rata 185 cm mata yg agak sedikit sifit berjalan ke arah meja kami.
   ".hei ,apa yg kau lakukan disini ?" Tanyanya pada majikanku,sementara aku langsung menghentikan makanku dan melihat ke arah laki- laki yg berdiri tepat di samping meja makan kami. " berenang," jawab majikanku,mendengar jawaban majikanku , rasanya inginku tertawa tapi ku menahannya dan menutup mulutku dengan tanganku , karena itu merupakan jawaban yang lucu. " hei,kau ini," katanya sambil tersenyum ,dia pun menoleh ke arahku dengan raut muka yg sedikit keheranan ,aku pun hanya mengangguk dan tersenyum.
  " siapa dia,pacar barumu ? Ku dengar kau putus dengannya kemarin malam dan sekarang kau langsung dapat penggantinya?" .  Mendengar perkataan laki- laki itu ku tau benar maksud dari perkataannya itu.

   " hei ,ayo" majikanku tiba - tiba berdiri dan meminum seteguk kola dan berkata" kau makanlah,ku pergi dulu sebentar nanti ku kembali tak lama " ku hanya mengangguk,dan melanjutkan makanku,ku lihat dia pergi bersama laki- laki tadi,ku pikir itu temannya . Aku pun melanjutkan kembali makanku.

       Rasa makanan yang aku makan ini benar2 nikmat sampai - sampai membuat ku tidak sadar kalau ku sudah menghabiskan beberapa makanan dari yang ku pesan hanya tinggal 2 piring dengan 2 menu makanan yang belum ku makan karena perutku rasanya sudah tidak kuat tapi lidahku sih masih tetap ingin merasakan rasa yang membuatku lupa diri. Bumbu yang mereka campurkan benar - benar enak dan rasa  pedasnya juga sesuai selera ku. Pokoknya  ku tak akan melupakan momen ini.

   Gara - gara menikmati semua makanan ,ku jadi lupa tentang majikanku , " ku melihat ke sekeliling tapi bentuk tubuhnya saja tidak terlihat ku tak tahu kemana dia pergi bersama temannya itu. Ku pun memutuskan tuk memainkan handphone ku sambil menunggunya. Tak lama ia pun datang " kau sudah selesai ?" Tanyanya padaku ,ku hanya mengangguk. "ayo pulang" ku pun mengangguk dan tak sengaja ku melihat 2 piring yg belum ku makan itu " siensen, boleh kan ini di bungkus,dan makananmu juga kau belum menghabiskannya  tanyaku padanya sambil menunjuk ke beberapa piring yg masih penuh dengan makanan. Mendengar perkataanku dia langsung menjentikan  jari ke seorang pelayan laki-laki " 2 makanan ini tolong di bungkus sekalian ku minta billnya " ku lihat pelayan itu mengangguk dan pergi sambil membawa 2 piring menu makananku . Tak berapa lama pelayan itu datang dengan membawa 2 kotak makanan . " ini" aku pun menerima 2 kotak makanan yg di bungkus di tas plastik cantik dan di ikat oleh sebuah vita biru. Dia pun memberikan struk pembayaran pada majikanku ,ku lihat dia membayar menggunakan uang tunai. Setelah semua beres kami pun kembali naik mobil dan pulang karena sudah larut malam.

      Selama perjalanan pulang kami tidak banyak mengobrol ku pun hanya mendengar kan musik lewat head set. Mataku yg sudah terlalu bera untuk ku buka dan ,akhirnya ku pun tertidur.

    Entah berapa lama ku tertidur ku tidak tahu yang ku tahu ,ketika ku bangun mobil yang ku tumpangi ini berhenti dan ketika ku melihat ke sekeliling ternyata ku sudah sampai di depan rumah ,tapi ku tak mellihat majikanku di kursi pengemudi.  Ku pun membuka pintu mobil dan keluar ku tak melihat siapapun bahkan batang hidungnya saja tidak terlihat. Ku pun memutuskan tuk masuk ke dalam rumah ,alangkah kagetnya aku  mau membuka pintu ada seseorang yg menepuk punggungku dari belakang" hei" aku pun langsung menengok ,ternyata si brengsek yang tampan " ini bajumu ketinggalan ,kau pergi tidur besok bikinkan aku nasi goreng ya ,sana dan terima kasih sudah menemaniku malam ini" setelah mengatakan itu ia pun langsung pergi. Sedangkan aku pun pergi kekamarku sambil membawa semua barang yang dibelikan ia tadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chapter 15

My novel tkw dan majikan chapter 4 siapa ini??????

My novel chapter 9