Chapter 14 Makan malam di restaurant

Chapter 14


"Dengan penampilan seperti ini kemana kira- kira ku kan di bawanya pergi" pertanyaan seperti itu lah yg ada dalam pikiranku. Ku mengambil hp ku di tas,ku berniat mendengarkan lagu sambil menikmati pemandangan kota ,ku lihat sudah jam 7 malam lewat ku menoleh ke arah majikanku yg mengenakan kaos warna putih di balut kemeja warna biru  bergaris hitam yg dari tadi trus duduk disampingku sambil menyetir. Ku pun mulai menyetel lagu kesukaanku "time walking to memory yg di nyanyikan oleh idola korea favoritku kim sungkyu ( leader infinite).Ketika ku mendengarkan lagu sambil melihat ke arah lampu - lampu yg menyala di sekitar jalan,pertokoan dan gedung2hotel yang tampak indah dengan lampu berwarna warni dan berkelap kerlip. Mobil yg ku tumpangi pun berhenti di sebuah restaurant ,"ayo turun ,ku lapar kita makan disini" aku hanya mengangguk dan mengikutinya ku lihat dari luar restaurant ini di hiasi banyak aneka bunga kecil - kecil yg menempel di dinding - dindingnya dan di hiasi lampu warna warni di sekitar bunga- bunga kecil nya itu . Ku melangkah memasuki restaurant itu mengikuti majikan yg ada didepanku. Aku melihat ke arah sekeliling ,banyak orang yg ku lihat mereka hanya mengobrol sambil meminum segelas minuman ,ku lihat tak ada makanan satupun di atas meja mereka" ayo sebelah sana" kata majikanku sambil menunjuk ke arah meja dan dua kursi kosong di pinggir kaca restaurant itu.kami pun duduk ,duduk disisi pinggir tembok kaca ku bisa melihat dengan jelas suasana di luar restaurant. Tidak lama seorang pelayan wanita muda cantik berpakaian rapih kira kira usianya 25 tahunan ,datang menghampiri kami sambil membawa 2buku menu makanan . Dia pun memberikan buku menu itu kepada kami ketika ku buka dan ku lihat tampak rumit karena tulisannya china semua, ku hanya tau beberapa kata saja itu pun di ajarkan majikanku dulu. Tapi untunglah ada gambarnya sehingga ku bisa  menunjuk makanan yg ku inginkan. Ku lihat  majikanku itu hanya memesan 2 macam makanan ," kau pilihlah makanan yg kau suka" ku hanya mengangguk mendengar  perkataannya itu,lalu ku pun mulai melihat gambar  makanan yg akan ku pesan . Ku pun memperlihatkan gambar makanan yg ingin ku pesan pada pelayan wanita itu ," aku mau pesan ini ,ini ,ini ,ini ,ini ,sudah" karena ku tak tahu nama makanannya ku hanya menunjuk pada makanan yg bergambar lobster dengan bumbu merah diatasnya yg pastinya menurutku itu pedas,trus ku juga menunjuk ke makanan cumi yg warna merah ada kuahnya,trus ku juga memilih kepiting yg berbumbu merah juga,trus sup yg ku pikir itu sup ayam ada gmbar paha ayam di atasnya trus nasi yg di campur sayuran kimchi merah. Satu per satu pelayan itu menulis pesananku  " kau memesan makanan sebanyak itu apa akan habis" tiba tiba laki2 yg ada di depanku ini mengeluarkan suara . " kalau tidak habis yg di bungkus bawa pulang " jawabku dingin tiba tiba kaki ku di injak sama si brengsek yg sok kegantengan itu " aw ,sakit" ku pun berteriak pertama sakit kedua kaget ,tapi ku rasa suaraku terdengar satu restauran karena ku lihat mereka semua menatapku ,ku pun menatap majikanku,dia hanya menatap ku dengan mata melotot ku pun mendengar suara cekikikan tawa yg ditahan dari pelayan yg dari tadi berdiri di samping yg menulis pesananku." Apa anda ingin memesan minuman?" Tanya pelayan itu pada kami " aku air putih saja " jawabku tapi lagi2 kaki ku diinjak lagi sama laki2 yg sudah menginjakku tadi " berikan kami 2 gelas kola saja" jawabnya sambil tersenyum , setelah mendengar perkataan nya pelayan itu pamit dan dia pun pergi  ,sementara aku mengelus kakiku yg sudah di tendangnya tadi ," kenapa kau menginjak dan menendang kakiku sakit  tau" tanya ku padanya " jawaban apa tadi ?" Tanyanya padaku " kenapa? ,kau tanya kalau g habis bagai mana y ku pastinya jawab bawa pulang masa dibiarkan kan sayang dan juga dia tanya ku mau minum apa ,apa salah kalau ku mau minum air putih" . Jelasku . " seumur hidup ku  Ketika ku makan di restaurant tidak pernah ku bungkus dan di bawa pulang. " jawabnya. "Itu urusanmu" jawabku,ku pun memalingkan wajahku dan melihat kearah kaca restaurant melihat pemandangan yg indah di malam hari.
" vira,ku dengar kau sudah menikah" tiba -tiba ku mendengar suara majikanku, ku pun menatap wajahnya " m ,y aku sudah menikah" ku pun menjawabnya dengan sopan ,ku merasa ada sesuatu yg membuat suasana menjadi berubah ketika dia bertanya pertanyaan itu. " kau pasti sangat mencintai suamimu?" Mendengar pertanyaan itu ku pun mulai merasa heran dan sedikit agak terganggu karena selama ini tidak ada yg mempertanyakan perasaanku terhadap suamiku sendiri. " Tidak,ku tidak pernah mencintainya,ku juga tidak tau bagaimana rasanya jatuh cinta yg ku tahu ku hanya menghormatinya dan menghargainya sebagai suamiku ,untuk cinta ku tidak tau,ada orang bilang ketika kita mencintai seseorang lalu kita jauh dari orang itu kita akan merindukannya ,tapi aku tidak pernah merasakan hal itu" .jawabku  tegas ,mendengar jawabanku itu dia menatapku dengan heran dan seperti menyimpan banyak pertanyaan untukku " kau menikah dengannya ? Bagaimana bisa kau tidak mencintainya ,orang tidak akan menikah kalau mereka tidak saling mencintai bukan begitu? ". Ku hanya menatap wajah nya yang penuh keheranan " " mungkin?" Jwabku dingin karena sejujurnya ku sendiri juga tak tahu kenapa ku menikah dengan orang yg tidak pernah ku cintai." Apa kau melakukan itu?"Mendengar pertanyaannya itu ku pun mulai merasa aneh dan ku tau dengan jelas maksud dari pertanyaan nya itu,dan ku tidak menyangka kenapa dia ingin tau sampai sedetail itu. "Itu apa?" Tanyaku balik( ku pura pura tak mengerti maksud dari pertanyaanya itu)." Itu ,masa kau tidak mengerti ,kau kan sudah menikah " ,"aku memang sudah menikah tapi ku tak mengerti maksud dari pertanyaanmu itu" jawabku ," dia pun berdiri dan mendekatkan wajahnya padaku sambil di tutupi mulutnya menggunakan tangannya " maksudku sexs" mendengar perkataannya ku sedikit kaget y walaupun ku sebenar nya tau ,"  Baru kali ini ada majikan yg bertanya sampai sedetail ini," siensen pertanyaanmu itu apa tidak terlalu detail?" Ku bertanya balik dengan tatapan penuh tanya, " setiap orang ketika mendengar ada wanita yg berbicara seperti itu tentang suaminya pastinya mereka akan bertanya2 itu adalah hal yg wajar" . Lanjutnya. " ya aku melakukannya" jawabku ringan. Menurutku jawabnya tadi masuk akal karena zaman sekarang orang menikah dengan keyakinan cinta sebagian besar. " Bagaimana bisa kau melakukannya dengan laki - laki yang tidak kau cintai dan kenapa kau mau melakukannya" tanyanya padaku . " karena dia suamiku,dalam agamaku ketika seorang wanita sudah menjadi istri seseorang tentunya wanita ituharus melayani suaminya dan menurutku selama dia masih memenuhi tanggungjawab sbg suami terhadapku kenapa ku tidak memenuhi tanggungjawab ku sebagai seorang istri,bukan begitu" . Ku lihat dia hanya menggeleng kan kepala seolah tidak percaya dengan apa yg ku katakan.
"Sekarang giliranku, apa aku boleh bertanya?" Ku pun berniat melontarkan pertanyaaan yg sudah dari tadi syiang ada di kepalaku. Ku lihat dia hanya mengangguk " siapa wanita tadi? Apa dia pacarmu?,atau mantanmu? ,Kenapa kau bilang di hadapannya kalau aku kekasihmu?" Tanyaku padanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chapter 15

My novel tkw dan majikan chapter 4 siapa ini??????

My novel chapter 9