Chapter 11 siapakah wanita ini?????
Chapter 11 siapa kah wanita ini????
Akhirnya aku pun menyetujui perlombaan itu , yg membuatku tuk menyetujuinya adalah tawarannya jika aku memenangkan permainan ini maka aku bisa memesan makanan yg ku mau,maklum hobbyku makan.kami memulai start dari batu besar yg bertuliskan tulisan china sampai ke jembatan yg ada di seberang sana ,jaraknya lumayan cukup jauh juga sih,tapi ku g bakalan kalah ku dah menyiapkan di otakku makanan apa yg ku minta nanti sebagai hadiahnya. Kulihat dia pun terlihat bersemangat untuk perlombaan ini.kami berjalan tidak jauh,dan akhirnya kami sampai di tempat start perlombaan lari kami,dengan posisi membungkuk ku mulai bersiap jujur sih sebenarnya ku sangat mudah cape tapi ku g mau nyerah dulu sebelum ku coba yg ada di pikiranku makanan yg akan ku makan nanti. Saking besar keinginanku tuk makan makanan itu sampai sampai ku ingin sekali meneriakkannya. Kami mulai bersiap siap dia yg menghitung mundur . "Apa kau sudah siap?" Tanyanya padaku tentunya "tentu saja ku siap"jawabku sambil berkonsentrasi. Dia pun mulai menghitung mundur dengan perlahan "1......2.........3 ......." Tanpa pikir panjang ku langsung menancapkan gas ku sekuat tenaga tuk berlari mencapai jembatan sebagai garis finishnya.
" bakkkkkkkkkkkkkkkkkkkksoooooooooooooooooo"kata itu yg ku teriakkan ketika ku berlari sekuat tenaga ku tidak perduli orang lain mau bilang apa karena ku berteriak ,ku bener2kepengen banget makan tu makanan favoritku apalagi di tambah sambal yg pedes banget gila mantap, ku tidak perhatikan dia yg jelas ku takut banget ku kalah dan g bisa makan makanan itu. Tapi tiba2ku mendengar suara teriakkan yg cukup kencang dari belakang maju ke arah ku membuat kakiku tiba2 berhenti tuk berlari dan menengok ke arah suara itu,ternyata suara itu berasal dari majikanku yg tampan namun cerewet," enyahhhhhhhhhhhhhhhhhhh kauuuuuuuuuu?" Tapi yg membuatku lebih heran lagi kata yg ia teriakkan ,sontak ku terdiam dan berfikir ada apa dengannya knpa dia seperti itu,apa mungkin ada sesuatu yg membuatnya tertekan sehingga dia melampiaskannya dengan adu lari denganku dengan di tandai teriakkan itu.,atau pagi ini dia sudah makan sesuatu yg salah yg membuat otaknya korslet.
Jujur ku tidak mengerti apa yg sebenarnya yg ia hadapi,tapi yg ku tahu biasanya orang yg memiliki kesedihan besar di hatinya yg ia pendam sendiri dan tuk sulit membaginya dengan orang lain ,cara itu yg bisa membuat kita bisa melampiaskannya,aku pun mulai berlari tuk menyusulnya dengan sekuat tenaga mencoba tuk berlari tapi kali ini ku tak berteriak rasanya tenggorokanku sudah kering,tapi sayank seberapa kuat ku berlari masih tak bisa ku kejar dan ku pun mulai tak berminat lagi pada perlombaan ini lagi. Ku pun mulai menggantikan lariku dengan berjalan sambil menikmati indahnya pemandangan pantai ini. Akhirnya tak terasa ku sampai juga di jembatan ku lihat dia yg sudah kelelahan tergeletak di dekat sisi jembatan. Ku pun menghampirinya ku lihat matanya terpejam tersorot sinar mentari yg sudah mulai cukup terik." Apa kau lelah ?" Tanyaku padanya ,tapi tak ada jawaban dia hanya membuka matanya sedikit dan tersenyum ke arahku,ku pun membalas senyumannya" sayang,ku kalah ku kan masakan sesuatu hari ini untukmu jadi ku harus pulang sudah mau jam 11,klu kau masih mau disini silahkan ku pergi" ddengan nada acuh ku pun mulai berbalik tuk pulang tapi sebelum kaki ku langkahkan tiba2ada sesuatu yg memegang tanganku seolah menahanku pergi.
"Tunggu," ku pun menoleh dan melihat ke arah pemilik tangan yg memegangku lalu ia pun melepaskannya sambil berkata" kau tidak usah memasak kita makan siang di luar kau boleh makan apa yg kau mau",aku mendadak kaget ada angin apa ni si brengsek tampan ini mau meneraktirku makan,padahal ku kan Kalah dalam lomba Lari tadi jadi atas dasar apa dia mentraktirku,jujur sih ku memang senang karena g bkln masak.,tapi sudahlah yg penting ku bisa makan makanan kesukaanku. Tapi tetap ku penasaran sambil berjalan ku bertanya sama orang yg ada didepanku yg lg di berjalan," sien sen ,kenapa anda ingin meneraktirku makan padahal ku kan kalah dalam lomba tadi,?" Dia hanya tersenyum tanpa menjawab apapun,aku pun tak bertanya lagi. Ketika berjalan tiba 2dia memutar balik tubuhnya dan berjalan mundur ,ku lihat dia hanya tersenyum sambil melihat ke arahku ," hati2berjalan seperti itu nanti terjatuh," kata ku mengingatkannya". Memangnya kenapa kalau ku jatuh ?" Tanyanya padaku sambil berjalan mundur"nanti tuan chen akan marah padaku," jawabku .
"Kau lebih takut pada sekertaris chen di bandingkan aku majikanmu sendiri yang menggajihmu ?" .Dia berkata sambil tersenyum dan tetap berjalan mundur"bukan ku takut tapi lebih ku g mau di salahkan atas apa yg menjadi kesalahanmu ,yang jelas ku sudah mengingatkanmu !"tegasku padanya ,si brengsek yg sok tampan ini malah tertawa. Sambil berjalan kami terus mengobrol berbagai obrolan seperti tak terlihat antara pembantu dan majikan tapi walau bagaimanapun ku tetap bersikap sopan terhadapnya. Tak terasa sudah mulai dekat rumah ,ketika hampir sampai ku melihat sosok seorang wanita tengah berdiri di depan gerbang pintu rumah si brengsek majikanku tentunya tak menyadari karena dia berjalan mundur sampai ku memberitahunya dan memutar balikkan tubuhnya tuk melihat wanita yg ada di depan pintu gerbang"sepertinya tuan kedatangan tamu,ku akan mempersilahkannya masuk" sebagai pembantu yang baik tentunya ku harus bersikap baik dan ramah terhadap tamu yg datang, tapi ketika ku melangkah sekali lagi tangan itu menahanku" tunggu,kau tidak usah mengundangnya masuk " aku sedikit terkejut dengan perkataannya ku lihat ekspresi dari wajahnya memperlihatkan kalau ia tak senang dengan kedatangan wanita itu ,ku hanya diam dan menurut tanpa berdebat. Melihat wanita itu ku tersenyum dan menyapanya , siapa sangka ku pikir dia akan menjawabnya dengan ramah pula tapi ternyata tidak ,dengan ketus wanita itu pun berkata" siapa wanita ini ?"tanyanya aku kaget karena dia menanyakan ku,aku pun berniat memperkenalkan diri tapi sebelum ku mulai memperkenalkan diriku tiba tiba seseorang memelukku dari belakang tentunya ku kaget dan dia bilang" pacar baruku !" Jujur ku benar2syok dengan perkataan laki2yg memelukku bukan hanya aku tapi wanita yg berdiri di depanku pun pastinya merasakan hal yg sama melihat ekspresi wajahnya itu
Komentar
Posting Komentar